Wahid Foundation

Tentang Wahid Foundation

Yayasan Wahid (dahulu dikenal sebagai Wahid Institute, download here) diluncurkan pada tanggal 7 September 2004 di Four Seasons Hotel di Jakarta. Ini didirikan pada saat dunia belum disembuhkan dari rasa sakit dan kepanikan yang disebabkan oleh tragedi 11/9/2001 di New York, dan ketika Indonesia telah mengalami banyak wabah kekerasan komunal yang dipicu oleh perselisihan atas nama agama atau identitas etnik. Insiden kekerasan meletus di seluruh negeri dan bahkan menyentuh kota-kota besar di negara tersebut.

Meskipun transisi demokrasi Indonesia dimulai dengan reformasi hukum pada tahun 1998 diikuti oleh pemilihan bebas pada tahun 1999, pecahnya kekerasan komunal membuat jelas bahwa prinsip-prinsip budaya demokrasi yang mendalam belum tertanam dalam masyarakat Indonesia. Banyak faktor yang dimainkan, tapi yang paling penting adalah peran agama - Islam khususnya di negara Muslim terbesar di dunia - yang dikombinasikan dengan identitas etnik yang telah lama menjadi budaya pembuatan instrumen dan membentuk masyarakat. Sementara itu, dunia secara keseluruhan penuh dengan ketakutan yang disebabkan oleh tindak kekerasan dan terorisme.

Yayasan Wahid didirikan untuk memajukan visi kemanusiaan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam memajukan pengembangan masyarakat toleran, multikultural, di Indonesia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin, membangun demokrasi dan keadilan fundamental, dan memperluas nilai-nilai perdamaian dan non-kekerasan di Indonesia dan seluruh dunia.



Pada tingkat regional dan global, Yayasan Wahid memfasilitasi dialog dan pembangunan pemahaman antara Muslim dan agama dan budaya lain, termasuk di antara mereka yang tinggal di dunia Muslim dan mereka yang tinggal di Barat. Di Indonesia, Yayasan Wahid memupuk munculnya para pemikir dan aktivis muda yang menjanjikan untuk mewujudkan komitmen dan visi Gus Dur. Yayasan Wahid menyelenggarakan acara pendidikan untuk kaum muda, pengembangan kapasitas untuk para ulama Muslim untuk menghasilkan dialog lintas agama, lintas budaya, dan lintas etnis, dan membantu dan mempromosikan mereka untuk secara aktif berpartisipasi dalam proses membangun kesejahteraan ekonomi dan keadilan dan pemerintahan yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar